Selasa, 07 Agustus 2012

MATERI BIOLOGI KELAS X - VIRUS

VIRUS
Ø  Berasal dari bahasa latin, yaitu virion yang berarti racun
Ø  Ciri-ciri virus :
ü  Berukuran 20 – 300 mµ (1 milimikron = 10-9m)
ü  Hanya dapat dilihat dengan mikroskop electron
ü  Merupakan peralihan / transisi antara benda mati dan benda hidup
ü  Dapat mengkristal
ü  Tidak memiliki organisasi sel
ü  Berkembang biak melalui replikasi DNA
ü  Tidak memiliki enzim untuk sintesis protein dan asam nukleat, sehingga hidupnya sangat tergantung pada system sistesis sel inang
ü  Tidak dapat bergerak / bermetabolisme sendiri di luar sel inang
ü  Bersifat parasit sejati / obligat
ü  Memiliki sel inang yang spesifik
ü  Bentuknya beragam, ada yang berbentuk batang (mis. TMV), bola (mis. HIV dan influenza), oval, jarum, kotak, dan huruf T (mis. bakteriofage = virus yang menyerang bakteri)
ü  Tubuh virus (misalnya fag T4) tersusun atas kepala, ekor, dan serabut ekor

ü  Inti berupa materi genetic, yaitu DNA / RNA saja yang disebut virion
ü  Ekor berfungsi sebagai alat penginfeksi
ü  Serabut ekor berfungsi sebagai reseptor
ü  Bagian kepala dan ekor diselubungi oleh kapsid yang tersusun atas kapsomer berupa protein
Ø  Beberapa virus memiliki kapsul pembungkus, tersusun dari lipid dan protein,berfungsi :
ü  Melindungi nukleokapsid (gabungan asam nukleat dan kapsid)
ü  Tempat cadangan makanan
ü  Membantu virus mesuk sel inang
Ø  Virus bukan termasuk sel karena :
ü  Ukurannya sangat kecil
ü  Tidak memiliki sitoplasma dan organel
ü  Dapat dikristalkan
ü  Hanya dapat hidup dan bermetabolisme dalam sel inang
ü  Tidak memiliki enzim pencernaan
Ø  Dapat dikembangbiakkan melalui embrio ayam yang masih hidup
Ø  Berdasarkan asam nukleat, virus dibagi 2 jenis :
ü  Virus RNA (rinovirus). Contoh :
ü  Virus arena : penyebab meningitis
ü  Virus picorna : penyebab polio
ü  Virus orthomyxo : penyebab influenza
ü  Virus rhabdo : penyebab rabies
ü  Virus hepatitis A : penyebab hepatitis
ü  Virus korona : penyebab infeksi saluran pernapasan
ü  Virus influenza : penyebab infeksi akut pada saluran pernapasan
ü  Paramyxovirus : penyebab gondok, campak, dan rubella
ü  Retrovirus : penyebab AIDS dan leukemia
ü  Virus DNA (deoksiribovirus). Contoh :
ü  Virus mosaic  : penyebab penyakit pada daun tembakau
ü  Papovavirus : penyebab tumor pada kulit
ü  Virus hepatitis B : penyebab sakit kuning
ü  Virus herpes : penyebab infeksi mulut, alat kelamin, dan tumor
ü  Adenovirus : penyebab konjungtivitis, tumor, dan gestrointernal
Ø  Cara reproduksi virus melalui replikasi yang disebut proliferasi, yaitu melalui 2 daur
ü  Daur litik : daur dimana virus menghancurkan sel inangnya setelah berhasil bereproduksi, tahap-tahap daur litik (misalnya pada bakteriofage)
ü  Tahap adsorpsi / penempelan
Ekor virus menempel pada dinding sel bakteri dan mengeluarkan enzim lisozim (enzim penghancur) sehingga terbentuk lubang pada dinding sel bakteri
ü  Tahap infeksi / injeksi / pemasukan asam inti
Kapsid memompa DNA ke dalam sel bakteri. Kapsid tetap di luar & tidak berfungsi lagi
ü  Tahap sintesis / pembentukan
DNA virus mengambil alih kehidupan dan bereplikasi, selanjutnya DNA virus menyusun protein virus sebagai kapsid
ü  Tahap perakitan
Kepala, ekor, dan serabut yang terpisah dirakit menjadi satu kapsid virus yang utuh. Jumlah virus yang terbentuk 100-200 buah
ü  Tahap litik / lisis / penghancuran
Virus menghasilkan enzim lisozim kembali dan untuk menghancurkan dinding sel bakteri hingga pecah dan virus baru keluar sel dan menginfeksi sel yang baru lagi
ü  Daur lisogenik : daur dimana virus tidak menghancurkan sel inangnya, tetapi bergabung sengan sel bakteri, sehingga jika bakteri membelah, virus juga ikut membelah
ü  Tahap adsorpsi / penempelan
Ekor virus menempel pada dinding sel bakteri dan mengeluarkan enzim lisozim (enzim penghancur) sehingga terbentuk lubang pada dinding sel bakteri
ü  Tahap infeksi / injeksi / pemasukan asam inti
Kapsid memompa DNA ke dalam sel bakteri. Kapsid tetap di luar & tidak berfungsi lagi
ü  Tahap penggabungan
Asam nukleat virus bergabung / menyisip pada asam nukleat bakteri. Gabungan ini disebut profage
ü  Tahap pembelahan
Saat bakteri membelah, profage juga ikut membelah, sehingga menghasilkan bakteri yang mengandung profage
ü  Tahap sintesis / pembentukan
DNA virus mengambil alih kehidupan & bereplikasi, menyusun protein sebagai kapsid
ü  Tahap perakitan
Kepala, ekor, dan serabut yang terpisah dirakit menjadi satu kapsid virus yang utuh.
ü  Tahap litik / lisis / penghancuran
Virus menghasilkan enzim lisozim kembali dan untuk menghancurkan dinding sel bakteri hingga pecah dan virus baru keluar sel dan menginfeksi sel yang baru lagi
 
Ø  Peranan virus bagi kehidupan
ü  Virus yang menguntungkan
ü  Memproduksi interferon
Interferon : protein yang dihasilkan oleh sel normal sebagai respon terhadap infeksi virus
Interferon berfungsi untuk mencegah replikasi virus pada sel hospes
ü  Mengubah fenotif bakteri sehingga bermanfaat dalam bidang kedokteran
Misalnya gabungan DNA virus dan antigen manusia (profage) dihubungkan ke DNA bakteri, sehingga sel bakteri dapat membuat antigen seperti manusia
ü  Membuat peta kromosom bagi dunia kedokteran
ü  Membuat vaksin
Vaksin berisi pathogen yang telah dilemahkan sehingga sifat patogenitasnya hilang, tetapi sifat antigenitasnya tetap. Contoh vaksin :
o   OPV (Oral Polio Vaccine) untuk mencegah penyakit polio
o   HBV (Hepatitis B Vaccine) untuk mencegah penyakit kuning
o   VZV (Varicella Zoster Vacinne) untuk mencegah cacar air
o   MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk mencegah penyakit cacar air, gondong, dan campak jerman
ü  Virus yang merugikan
ü  Pada tumbuhan
o   Virus tungro menyerang tanaman padi melalui perantara wereng coklat
o   TMV (Tobacco Mosaic Virus) menyebabkan timbulnya bercak kuning daun tembakau
o   TYMV (Turnip Yellow Mosaic Virus) menyebabkan penggulungan daun tanaman kapas
o   CMV (Cucumber Mosaik Virus) menyerang mentimun
o   BMV (Bean Mosaik Virus) menyerang buncis
o   WMV (Wheat Mosaik Virus) menyerang gandum
o   SMV (Sugarcane Mosaik Virus) menyerang tebu
o   YMV (Tellows Mosaik Virus) menyerang tanaman aster
o   CVPD (Citrus Vein Phluem Degeneration) menyerang pembuluh tapis tanaman jeruk
o   Potato Yellow Dwarf Virus menyerang tanaman kentang
ü  Pada hewan
o   NCD (New Castle Disease) menyerang saraf unggas / tetelo
o   FMD (Foot and Mouth Disease) menyerang kuku dan mulut hewan memamah biak
o   RSV (Rous Sarcoma Virus) menyebabkan tumor pada ayam
o   Rhabdovirus menyebabkan penyakit rabies pada anjing, kera, dan manusia
o   Adenovirus menyebabkan tumor pada saluran pernapasan hewan
o   Sapova virus menyebabkan penyakit kulit dan tumor pada hewan vertebrata
o   Virus herpes menyebabkan infeksi mulut, alat kelamin, dan tumor
ü  Pada manusia
o   Influenza virus menyerang saluran pernapasan atas
o   Vericella zoster virus menyerang tubuh hingga cacar air bahkan saraf pusat penderita
o   Polio virus menyerang saraf dan otak balita sehingga menyebabkan kelumpuhan
o   Hepatitis virus menyerang hati penderita sehingga membengkak
o   Rhabdo virus menyerang system saraf pusat penderita, menyebabkan penyakit rabies
o   Ebola virus menyerang sel darah putih jenis makrofag dan fibroblast
o   HIV (Human Immunodeficiency Virus) mennyerang sel darah putih jenis limfosit T, menyebabkan penyakit AIDS
o   Herpes simplex virus menyerang mulut, alat kelamin, mata, dan kulit sehingga terasa sakit, panas, memerah, dan melepuh ; menyebabkan penyakit herpes
o   Morbili virus menyebabkan penyakit campak / morbili
o   Virus dengue jenis flavivirus menyebabkan penyakit demam berdarah
o   Virus chikungunya menyebabkan penyakit chikungunya
o   Virus onkogen menyebabkan penyakit kanker
o   Penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus adalah gondong / parotitis, mata belek, cacar, pilek / salesma

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar